Terima Kasih Facebook

7:08 PM

Assalammualaikum. wah, sudah hampir 1 minggu saya tidak update postingan di blog saya ini, karena ada kesibukan lain dan koneksi internet yang lagi lelet. Alhamdulillah, hari ini dengan koneksi internet yang lumayan bagus, saya ingin berbagi kesenangan kepada sahabat semua karena apa yang saya harapkan menjadi kenyataan, facebook kembali membuka blokirannya lagi kepada domain gratis .co.cc.

Domain ini kembali dibuka oleh facebook tepat tanggal 02 maret 2011, tidak tau pastinya jam berapa, yang jelas saya mendapat info tadi pagi sekitar jam 06.30. infonya saya dapatkan di grup facebook (Unban CO.CC Domains on Facebook).

Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada facebook, moga tetap selalu menjadi situs jejaring sosial yang terdepan dan tetap eksis dan berharap agar supaya facebook seterusnya tidak kembali memblokir domain .co.cc.

Ya, saya kira hanya ini saja yang dapat saya tulis di blog ini. saking senangnya, tidak tau apalagi yang harus saya tulis. hehehe. wassalam.


KARINDANGAN

3:22 AM

Sudah lawas hati batagur, amun aku tatap badiam 
Ku marasa hati dandaman, karindangan wan urang subarang 
Rancak liwat baisukan, kamarian basambung malam 
Amun kada taucapkan, niat hati karindangan 

Saban malam slalu tabayang, bayangannya kada pang hilang 
Nang kaya apa supaya nyaman, bantal guling ku ulah kawan 
Puas tingharap tilantang pulang, amun mata kada tapajam 
Bamalaman kada taguring, ka ingatan si rambut panjang 

Aduh … 
Uma abah aduh … 
Ulun takutan ulun takutan, kalu pang inya, kalu pang inya diambil urang 
Aduh … 
Uma abah aduh … 
Cuba lakasi, cuba lakasi ditampahi 
Ulun takutan dahulu urang 

Ulun kada tahan lagi, ulun kada sabar lagi 
Kalu pang kina, kalu pang kina ulun manyasal 
Saban malam slalu tabayang, bayangannya kada pang hilang 
Nang kaya apa supaya nyaman, bantal guling ku ulah kawan 
Puas tingharap tilantang pulang, amun mata kada tapajam 
Bamalaman kada taguring, ka ingatan si rambut panjang 

Aduh … 
Uma abah aduh … 
Ulun takutan ulun takutan, kalu pang inya, kalu pang inya diambil urang 
Aduh … 
Uma abah aduh … 
Cuba lakasi, cuba lakasi ditampahi 
Ulun takutan dahulu urang 

Ulun kada tahan lagi, ulun kada sabar lagi 
Kalu pang kina, kalu pang kina ulun manyasal 
Saban malam slalu tabayang, bayangannya kada pang hilang 
Nang kaya apa supaya nyaman, bantal guling ku ulah kawan 
Puas tingharap tilantang pulang, amun mata kada tapajam 
Bamalaman kada taguring, ka ingatan si rambut panjang 
Ka ingatan si rambut panjang

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Karindangan adalah sebuah lagu Banjar yang berasal dari Daerah Kalimantan Selatan. Karindangan, bila diartikan dalam bahasa Indonesia adalah “rindu” atau “kangen”. 

Lyric lagu diketik berdasarkan teks video Nanang Irwan – Karindangan yang saya download di Youtube (soalnya, lyric lagu Karindangan ini tidak saya temukan setelah saya search di Google). 
Lagu ini adalah salah satu lagu favorit saya. Hehehehe ...

Bagi sahabat yang penasaran dan ingin mendengar lagu ini, bisa di download mp3 nya di sini, dan videonya di sini.


Ada apa dengan Facebook?

8:43 AM

Assalammualikum. Di tengah aktivitas saya yang sekarang lumayan sibuk dan koneksi internet yang lelet, saya masih menyempatkan diri untuk update blog saya ini. Oh iya, pada kesempatan ini saya tidak share mengenai software gratisan ataupun yang lainnya, melainkan saya ingin bercerita dan mungkin sahabat blogger lainnya sedang mengalami nasib yang sama seperti saya yaitu blognya yang berdomain gratis dotco dotcc kembali diblokir oleh Facebook.

Ada apa dengan Facebook? Entah mengapa Facebook kembali memblokir domain ini, apa diantara  sahabat ada yang mengetahuinya? Dan menurut informasi yang saya dengar, bukan domain gratis dotco dotcc saja yang diblokir oleh Facebook.

Facebook kembali memblokir dotco dotcc pada tanggal 19 Februari 2011 kemarin dengan pesan : "This message contains blocked content that has previously been flagged as abusive or spammy. Let us know if you think this is an error".

Akibat dari Facebook kembali memblokir dotco dotcc, saya sedikit merasa kurang bergairah lagi buat ngeblog, karena saya sulit berbagi dan promosi blog saya di Facebook dan blog saya juga mengalami masalah seperti tidak bisa share yang tentu saja ke Facebook dan tombol like serta fan pagenya menjadi error.

Sempat berfikir untuk mengganti kembali ke blogspot, tapi saya urungkan karena saya sudah beberapa kali mengganti alamat blog saya, jadi saya tidak mungkin menggantinya kembali. Jadi saya putuskan untuk membuat blog baru sebagai umpan untuk masuk ke blog saya ini. " http://mybloqs.tk  "

Harapan saya, dan mungkin juga harapan sahabat semua yang telah setia dengan dotco dotcc adalah semoga Facebook membuka kembali blokirnya terhadap dotco dotcc ini. Wassalam.


Hukum Memperingati Maulid Nabi

7:10 PM

Syaikh Muhammad bin Shaleh Al 'Utsaimin rahimahullah –semoga Allah membalas jerih payahnya terhadap Islam dan kaum muslimin dengan sebaik-baik balasan- , beliau pernah ditanya tentang hukumnya memperingati maulid Nabi r ?

Maka Syaikh Muhammad bin Shaleh Al 'Utsaimin rahimahullah menjawab:

  1. Malam kelahiran Rasulullah r tidak diketahui secara qath'i (pasti), bahkan sebagian ulama kontemporer menguatkan pendapat yang mengatakan bahwasannya ia terjadi pada malam ke 9 (sembilan) Rabi'ul Awwal dan bukan malam ke 12 (dua belas). Jika demikian maka peringatan maulid Nabi Muhammad r yang biasa diperingati pada malam ke 12 (dua belas) Rabi'ul Awwal tidak ada dasarnya, bila dilihat dari sisi sejarahnya.
  2. Di lihat dari sisi syar'i, maka peringatan maulid Nabi r juga tidak ada dasarnya. Jika sekiranya acara peringatan maulid Nabi rdisyari'atkan dalam agama kita, maka pastilah acara maulid ini telah di adakan oleh Nabi r atau sudah barang tentu telah beliau anjurkan kepada ummatnya. Dan jika sekiranya telah beliau laksanakan atau telah beliau anjurkan kepada ummatnya, niscaya ajarannya tetap terpelihara hingga hari ini, karena Allah ta'ala berfirman :

“Sesungguhnya Kami-lah yang telah menurunkan Al Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya”. Q.S; Al Hijr : 9 .

Dikarenakan acara peringatan maulid Nabi r tidak terbukti ajarannya hingga sekarang ini, maka jelaslah bahwa ia bukan termasuk dari ajaran agama. Dan jika ia bukan termasuk dari ajaran agama, berarti kita tidak diperbolehkan untuk beribadah kepada Allah dan mendekatkan diri kepada-Nya dengan acara peringatan maulid Nabi r tersebut.

Allah telah menentukan jalan yang harus ditempuh agar dapat sampai kepada-Nya, yaitu jalan yang telah dilalui oleh Rasulullah r,maka bagaimana mungkin kita sebagai seorang hamba menempuh jalan lain dari jalan Allah, agar kita bisa sampai kepada Allah?. Hal ini jelas merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak Allah, karena kita telah membuat syari'at baru pada agama-Nya yang tidak ada perintah dari-Nya. Dan ini pun termasuk bentuk pendustaan terhadap firman Allah ta'ala :

"Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku dan telah Ku-ridha'i islam itu jadi agama bagimu". Q.S; Al-Maidah : 3.

Maka kita perjelas lagi, jika sekiranya acara peringatan maulid Nabi r termasuk bagian dari kesempurnaan dien (agama), niscaya ia telah dirayakan sebelum Rasulullah r meninggal dunia. Dan jika ia bukan bagian dari kesempurnaan dien (agama), maka berarti ia bukan dari ajaran agama, karena Allah ta'ala berfirman: "Pada hari ini telah Ku sempurnakan untuk kamu agamamu".

Maka barang siapa yang menganggap bahwa ia termasuk bagian dari kesempurnaan dien (agama), berarti ia telah membuat perkara baru dalam agama (bid'ah) sesudah wafatnya Rasulullah r, dan pada perkataannya terkandung pendustaan terhadap ayat Allah yang mulia ini (Q.S; Al-Maidah : 3) .

Maka tidak diragukan lagi, bahwa orang-orang yang mengadakan acara peringatan maulid Nabi r, pada hakekatnya bertujuan untuk memuliakan (mengagungkan) dan mengungkapkan kecintaan terhadap Rasulullah SAW, serta menumbuhkan ghirah (semangat) dalam beribadah yang di peroleh dari acara peringatan maulid Nabi tersebut. Dan ini semua termasuk dari ibadah. Cinta kepada Rasulullah rtermasuk ibadah, dimana keimanan seseorang tidaklah sempurna hingga ia mencintai Nabi r melebihi kecintaannya terhadap dirinya sendiri, anak-anaknya, orang tuanya dan seluruh manusia. Demikian pula bahwa memuliakan (mengagungkan) Rasulullah r termasuk dari ibadah. Dan juga yang termasuk kedalam kategori ibadah adalah menumbuhkan ghirah (semangat) dalam mengamalkan syari'at Nabinyar.

Kesimpulannya adalah bahwa mengadakan peringatan maulid Nabi r dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah ta'ala, dan pengagungan terhadap Rasulullah r termasuk dari ibadah. Jika ia termasuk ibadah maka kita tidak diperbolehkan untuk mengadakan perkara baru pada agama Allah (bid'ah) yang bukan syari'at-Nya. Oleh karena itu peringatan maulid Nabi r termasuk bid'ah dalam agama dan termasuk yang diharamkan.

Kemudian kita mendengar informasi bahwasannya pada acara peringatan maulid Nabi r terdapat kemunkaran-kemunkaran yang besar, yang tidak dibenarkan syar'i, indera maupun akal. Dimana mereka mensenandungkan qashidah yang didalamnya mengandung pengkultusan terhadap Nabi r, hingga terjadi pengagungan yang melebihi pengagungannya kepada Allah ta'ala –kita berlindung kepada Allah dari hal ini-.

Dan juga kita mendengar informasi tentang kebodohan sebagian orang yang mengikuti acara peringatan maulid Nabi tersebut ,dimana ketika dibacakan kisah maulid (kelahiran) beliau, lalu ketika sampai pada perkataan (dan lahirlah Musthafa r), maka mereka semua serentak berdiri. Mereka mengatakan bahwa ruh Rasulullah r telah datang, maka kami berdiri sebagai penghormatan terhadap kedatangan ruhnya. Dan ini jelas suatu kebodohan.

Dan bukan merupakan adab bila mereka berdiri untuk menghormati kedatangan ruh Nabi r, karena Rasulullah r merasa enggan (tidak senang) apabila ada sahabat yang berdiri untuk menghormatinya. Padahal kecintaan dan pengagungan para sahabat terhadap Rasulullah r melebihi yang lainnya, akan tetapi mereka tidak berdiri untuk memuliakan dan mengagungkannya, ketika mereka melihat keengganan Rasulullah r dengan perbuatan tersebut. Jika hal ini tidak mereka lakukan pada saat Rasulullah r masih hidup, lalu bagaimana hal tersebut bisa dilakukan oleh manusia setelah beliau meninggal dunia?.

Bid'ah ini, maksudnya adalah bid'ah maulid, terjadi setelah berlalunya 3 (tiga) kurun waktu yang terbaik (masa sahabat, tabi'in dan tabi'ut tabi'in). sesungguhnya Peringatan maulid Nabi r telah menodai kesucian aqidah dan juga mengundang terjadinya ikhtilath (bercampur-baurnya antara laki-laki dan wanita) serta menimbulkan perkara-perkara munkar yang lainnya.

Rujukan: Majmu' Fatawa dan Rasail Syaikh Muhammad bin Shaleh Al 'Utsaimin rahimahullah jilid 2 hal 298-300.

Sumber : IslamHouse